OTOMASI (PLC)

Teguh Priamedalisan 1111500008 
Teknik Elektro 
INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA 
Tangerang Selatan 

Tulisan ini di buat untuk membantu saudara atau kawan kawan semua supaya lebih memahami jenis PLC dan pengaplikasiannya terutama pada mesin otomasi. Tulisan ini berisi:
1. Pendahuluan 
2. Jenis PLC dan cara kerja PLC 
3. Aplikasi PLC pada mesin otomasi industri 

1. Pendahuluan 

Sumber : suara.com

Otomasi adalah suatu teknologi terkait dengan aplikasi mekanik, elektronik, dan komputer- didasarkan sistem untuk beroperasi dan mengendalikan produksi.
Teknologi ini meliputi:
  1. Alat masin otomat untuk memproses [part]
  2. Mesin perakitan otomatis
  3. Robot industri
  4. Material otomatis [yang] menangani dan sistem [gudang/penyimpanan]
  5. Sistem pemeriksaan otomatis untuk pengendalian mutu
  6. Pengawasan proses komputer kontrol balik
  7. Sistem komputer untuk perencanaan, pengumpulan data, dan  pengambilan  keputusan untuk mendukung memproduksi

apa itu otomasi?
- otomasi adalah sebuah bidang ilmu dimana kita dituntut untuk membuat / merubah sebuah mesin yang manual menjadi otomatis. pada dasarnya otomasi digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan hal – hal yang rutin, karena seperti kita tahu bahwa manusia memiliki keterbatasan dalam hal ketelitian, beda hal nya dengan mesin / komputer. jadi otomasi ini dapet menggantikan fungsi pekerjaan manusia.

mengapa otomasi?
-mengapa otomasi ? karena kita hidup di jaman yang sudah modern, dimana semuanya serba otomatis. selain agar lebih mudah, otomasi juga dapat menghemat waktu, dan biaya. sehingga otomasi dapat mempercepat perkembangan dunia industri.

Sumber : https://techno.okezone.com/amp/2020/02/06/207/2164296/pentingnya-pendidikan-tinggi-di-era-teknologi-otomasi

Komponen Utama dalam Otomasi adalah :

-Sensor & Transducer
-Controller (PLC, Microcontroller, Microprosessor, dll)
-Actuator

ketiga komponen dasar ini lah yang menyusun sebuah otomasi.


Sumber :http://fauzanghifari.blogspot.com/2013/08/pengertian-otomasi.html?m=1

2. Jenis dan macam PLC 

PLC (Programmable Logic Controller) adalah sebuah peralatan elektronik yang dapat diprogram agar bisa mengontrol atau mengoperasikan mesin.

Cara Kerjanya Begini:

  1. Pertama, PLC akan menerima sinyal masukan yang akan disimpan kedalam memori
  2. PLC melakukan instruksi logika untuk menjalankan fungsinya.
  3. Sinyal masukan (input) yang diterimanya akan diproses sehingga menghasilkan keadaan keluaran (output) yang menyesuaikan dengan keinginan pemakainya.

PLC juga memiliki konsep:

  1. Programmable, yakni PLC memiliki kemampuan menyimpan memori program. Program ini bisa berubah-ubah, tergantung dari fungsi dan kegunaannya.
  2. Logic, yakni PLC memiliki kemampuan dalam memproses input secara aritmatik dan logic (ALU). Maksudnya adalah PLC dapat melakukan beragam operasi. Membagi, menambah, kali, negasi, OR, AND dan lain-lain.
  3. Controller, kemampuan PLC dalam mengontrol atau mengatur sebuah proses untuk menghasilkan outputtertentu.

Penjelasan:

  • Contoh peralatan input pada PLC berupa: push button panel kontrol, sensor photo elektrik dan sebagainya yang akan menjadi sinyal masukan.
  • Sedangkan contoh peralatan output-nya berupa relay yang dapat menggerakkan motor atau switch.
  • Selain itu, MemorI pada PLC adalah dapat diprogram untuk menyimpan instruksi agar bisa menjalankan fungsi-fungsi spesifik.
  • Contoh intruksinya seperti sekuen, logika, countingtiming dan aritmatika yang berguna untuk mengontrol mesin industri menjadi sesuai yang diinginkan

Pada umumnya, banyak sekali kegunaan dan fungsi dari PLC sehingga menjadi tak terbatas.

Namun dalam prakteknya, Fungsi dari PLC adalah dapat dibagi menjadi dua yaitu fungsi umum dan khusus, berikut penjelasannya:

Fungsi PLC 


Sumber : https://www.fultek.com.tr/en/what-is-plc/

Secara umum fungsi PLC dapat dibagi menjadi dua, yaitu kontrol sekuensial dan monitoring plant. Agar kita dapat lebih mudah memahaminya, berikut ini penjelasan setiap fungsinya:

1. Kontrol Sekuensial

Fungsi ini dapat diartikan sebagai penjagaan, agar setiap step atau langkah-langkah dalam proses sekuensial berlangsung sesuai dengan urutan yang tepat.

Proses input sekuensial umumnya berupa sinyal biner yang akan dikelola kembali sehingga menjadi output.

2. Monitoring Plant

Fungsi ini akan dapat memonitor atau mengawasi suatu sistem (seperti tekanan, temperatur) dan akan menampilkan pesan tersebut ke operator.

Selain itu, fungsi ini juga akan mengambil tindakan yang diperlukan sehubungan dengan proses kontrolnya, contohnya seperti nilai sudah melebihi batas.

Cara kerja PLC 

Prinsip kerja

Sumber : https://plc.mipa.ugm.ac.id/komponen-dan-prinsip-kerja-plc/

Sebenarnya, prinsip kerja PLC  adalah hal yang bisa dibilang cukup sederhana sehingga dapat dengan mudah kita pahami.

Mulanya, sistem antarmuka dari input/outputdihubungkan dengan field devices yang nantinya akan terkoneksi pada mesin atau komponen lainnya.

Umumnya, field devices dapat berupa komponen analog ataupun discrete seperti limit switches, motor starter, solenoid dan sebagainya.

Selama operasi tersebut, PLC akan melakukan tiga proses yang dapat disebut dengan scanning, diantaranya:

  • PLC Membaca dan menerima data dari field devices melalui antarmuka input.
  • PLC Mengeksekusi atau menjalankanprogram yang tersimpan pada sistem dimemorinya berdasarkan data yang diterima dari field devices.
  • PLC Menulis dan Memperbarui keadaan dari field devices melalui antarmuka output.

Selanjutnya input/output akan membentuk sistem antarmuka, sehingga field devicesdapat terhubung dengan controller.

Tujuan sistem antarmuka ini ialah untuk mengkondisikan sinyal-sinyal berbeda yang masuk dan selanjutnya akan dikirimkan pada field devices.

Sinyal yang diterima dari sensor akan dihubungkan ke terminal yang terdapat pada antarmuka input.

Sedangkan komponen yang ingin dikendalikan akan dihubungkan ke terminal yang terdapat pada antarmuka output.

Selain itu, kebutuhan PLC adalah programming devices berupa Personal Computer (PC) yang berguna untuk membuat perintah atau instruksi didalamnya.

Sumber : https://sinaupedia.com/pengertian-plc/

3. Aplikasi PLC dan manfaat dalam dunia industri modern

Perkembangan industri masa kini menuntut setiap perusahaan agar lebih “pintar” dalam teknologinya. Aplikasi PLC (Programmable Logic Controller) adalah sistem komputer yang dirancang untuk mengendalikan berbagai aspek kegiatan industri. Tidak seperti teknologi yang harus dijalankan secara manual, PLC berperan dalam proses automasi, yaitu penggunaan teknologi yang bersifat otomatis untuk menggantikan pekerjaan yang bersifat presisi tinggi, high speed production atau tingkat kejenuhan yang tinggi.

Berikut fakta tentang PLC serta alasan mengapa Anda harus mulai mengadopsinya dalam dunia bisnis saat ini.

Aplikasi PLC dan Revolusi Industri Pintar

Revolusi Industri tahap empat menuntut penggunaan teknologi pintar, komputer, dan AI(Artificial Inteligent) untuk melakukan proses produksi secara lebih efisien. Sistem PLC dirancang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menurunkan risiko kesalahan dalam pembuatan produk.

Walau PLC diaplikasikan dalam berbagai bidang, sistem ini sering dikaitkan dengan dunia industri karena beberapa karakteristik, yaitu:

  • Kinerja sempurna untuk tugas spesifik

Sistem PLC dirancang untuk tugas-tugas spesifik yang dilakukan secara berurutan, misalnya dalam proses perakitan dan pengepakan otomatis. Karena spesifik, setiap aspek dalam sistem ini cenderung memiliki kinerja lebih baik. Kemungkinan error juga cenderung lebih kecil karena adanya pemusatan pada satu tugas.

  • Perlindungan dari elemen ekstrem

Aplikasi sistem PLC memiliki perlindungan dari elemen ekstrem yang mungkin ditemukan di tempat kerja atau pabrik, seperti panas, debu, udara dingin, dan getaran. Penerapannya dapat disesuaikan dengan kondisi spesifik di dalam bangunan atau lokasi industri tertentu.

  • Sistem terpusat dalam kegiatan industri

PLC memungkinkan industri untuk menciptakan sistem terpusat yang menjadi sumber semua kegiatan. Sistem terpusat (terintegrasi) memudahkan proses produksi, pengelolaan pekerjaan, pencarian data, serta audit. Sistem terpusat juga memudahkan dalam proses perbaikan jika terjadi kerusakan.

Sistem kendali berbasis PLC juga menawarkan pembiayaan yang relatif rendah dibandingkan sistem individual untuk setiap komponen industri. Ketika terjadi masalah atau kerusakan, Anda cukup memperbaiki atau mengganti komponen peranti lunak pada sistem tersebut.

Elemen Sistem PLC dan Pemanfaatannya

Sistem PLC secara garis besar terdiri dari tiga elemen, yaitu:

  • Modul CPU

Modul CPU adalah pusat pengolahan semua jenis data terkait mekanisme industri yang diatur sistem PLC. Modul ini bekerja dengan cara menyimpan, mengolah, dan mengelola semua data terkait mekanisme peralatan seperti sistem konveyor, robot, Andon, dan sebagainya.

  • Panel elektrik/sumber daya

Panel elektrik mengatur keluar-masuk daya yang dibutuhkan untuk menjalankan seluruh sistem. Panel ini tersambung dengan panel-panel serupa lain yang mengatur aliran daya, termasuk menyambungkannya dengan generator jika aliran listrik PLN terputus.

  • Modul I/O

Modul I/O (input/output) menyambungkan sistem PLC dengan berbagai sensor. Sambungan ini bermanfaat untuk membaca kondisi sistem seperti temperatur, suhu, aliran daya, dan sebagainya.

Aplikasi sistem PLC dapat terlihat dalam berbagai pabrik atau industri yang menggunakan proses automasi, misalnya di pabrik otomotif atau produksi barang konsumsi yang menggunakan robot.

Keuntungan Menerapkan Aplikasi PLC Bermutu

Aplikasi sistem PLC adalah keharusan bagi setiap perusahaan industri yang ingin menghadapi persaingan. Revolusi Industri 4.0 saat ini menunjukkan tren adopsi sistem pintar dengan komputer, AI, dan robot untuk meningkatkan produksi. PLC juga membantu menurunkan tingkat kesalahan serta kecacatan produk.

Anda membutuhkan produk dan layanan berkualitas untuk mengadopsi sistem PLC di Indonesia. PT Dinamika Nusa Mandiri (DNM) adalah penyedia produk dan layanan untuk mendukung penerapan Sistem Integrasi serta modul PLC di berbagai industri. Sejak tahun 2001, DNM telah mendukung perkembangan tren automasi serta teknologi pintar untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

Pemilik usaha industri akan mendapat banyak keuntungan jika bekerja sama dengan DNM. Produk dan layanan pemasangan sistem PLC berkualitas tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga menghemat biaya serta memudahkan proses pelatihan staf. Aplikasi PLC dari DNM adalah solusi bagi perusahaan di Indonesia untuk menghadapi persaingan dalam tren Revolusi Industri 4.0.

Sumber : https://www.dnm.co.id/aplikasi-plc-dan-manfaat-dalam-dunia-industri-modern/

Komentar